Pertanyaan itu
pas banget kan, untuk yang minat menulis tapi masih ‘ngga nulis’? Atau yang
belum tertarik, yah siapa tahu jadi tertarik bahkan terdorong. Hhe. Kan Robert
Duncon pernah bilang “Menulis adalah salah satu cara memangkas bagian permukaan
segala sesuatu untuk menjelajahi atau memahami banyak hal.”
Sebenarnya
tulisan ini untuk nasihatin diri sendiri, biar pas baca tulisan ini saya jadi ‘terbakar’
untuk segera (tetap) menulis. Soalnya saya penulis pemula. Jadi masih ‘mula’ banget
dalam urusan tulis-menulis. Masih kadang-kadang nulis. Hhe. Psstt…sebenarnya
yang ditanya itu saya lho. Hhi. Peace ^^v.
Ketika ditanya
“Mengapa ngga menulis?”, yang ‘pas’ untuk menjawabnya adalah pertanyaan “Mengapa
menulis?”. XD. Setuju? ^^7 Selapan? ^^8 Sembilan? ^^9
Kita perlu ‘strong
why’ yang strongly. ^o^. Satu saja, udah bikin kita maksain diri untuk nulis,
apalagi banyak? Wah jadi suka dan rela tuh goyangin jari jemarinya, berjam-jam.
Hm. (9*-*)9
Kalau
diingat-ingat, bagi saya menulis adalah ‘teman’. Teman diatas kertas. Teman
yang akan selalu saya temukan kapan pun. Maka bila tidak menulis, itu berarti
saya melupakan ‘teman’ -‘teman diatas kertas’. Semakin banyak nulis, semakin
banyak teman. ^^/
Kadang saya
menulis hal yang menyenangkan, menyedihkan, penuh canda, lontaran pertanyaan,
kata motivasi, tulisan kekesalan, juga kadang tulisan yang benar-benar
membosankan. Itulah mengapa menulis bagi saya adalah ‘teman’. Teman yang tak
kalah ‘keren’nya.
Mungkin dua
belas alasan menulis ini, bisa jadi bahan bakar untuk memancarkan semangat
membara dalam menulis. Ini saya kutip dari buku terjemahan “Daripada bete, nulis
aja!”, Judul aslinya “Write Where You Are” Caryn Mirriam-Goldberg, Ph.D. Bukunya
keren banget. Hampir tidak mengajarkan cara menulis. Tapi lebih kepada
bagaimana menikmati kegiatan menulis itu sendiri. Karena kita belajar menulis
dengan melakukan. ;). Yang mau nulis, coba deh baca. Saya berkali-kali baca
buku itu, ngga bosen-bosen. Selain emang kebiasaan harus baca berkali-kali ^^
hhe. Karena kadang bisa beda lho, saat membaca, apa yang kita pahami pas
pertama kali baca dengan kedua kalinya, atau ketiga, keempat, ketujuh, keseratus
kali, kesan yang ditimbulkan pun bisa tak sama. (Jadi kemana-mana deh :D)
1. Menulis membantumu menemukan siapa dirimu. Saat
meletakan pena di atas kertas, atau jemari di keyboard dan menuangkan pikiran
segala hal tentang diri kita, anything, itu akan membuat kita lebih mudah mengetahui
tentang diri kita. Coba deh bandingkan bila tidak menuliskannya. ^^
Menelaah apa yang sebenarnya kita suka, benci, hal yang
menyakitkan, kebutuhan, dan hal lainnya akan membantu memahami diri dan
keberadaan kita dengan lebih baik.
2. Menulis membantumu percaya diri dan meningkatkan
kebanggaan.
Ini beneran lho! ^^ Bila mengingat kembali yang awalnya kertas kosong,
halaman-halaman kosong, dan sekarang telah terisi oleh rangkaian huruf yang
membentuk kata. Kata membentuk kalimat. Dan, kalimat menjadi paragraf-paragraf.
Ditambah dengan hiasan tanda baca. Wah, itu menyenangkan. Dan jadinya ketagihan.
Karena setiap tindakan mencipta sesuatu dari nol menimbulkan rasa bangga dan
percaya diri.
3. Saat menulis, kamu mendengar pendapat unikmu
sendiri.
Ya, dengan menulis, we can communicating without filtering and backstop. Hear
your ‘unique’ voice. Penulis bukan hanya seorang yang ingin mengatakan sesuatu.
Melainkan orang yang telah juga menemukan cara untuk mengatakannya. ^^
4. Menulis menunjukkan hal yang dapat kamu berikan
pada dunia.
5. Dengan menulis kamu mencari jawaban terhadap
pertanyaan dan menemukan pertanyaan baru untuk ditanyakan. Bukankah
menulis itu termasuk kegiatan berpikir?
6. Menulis meningkatkan kreativitas. Saat menulis sebenarnya saat itu kita juga
sedang membenamkan diri dalam proses kreatif.
7. Kamu dapat berbagi dengan orang lain melalui
kegiatan menulis. Mari berbagi~ ^^
8. Menulis memberimu tempat untuk melampiaskan
amarah atau ketakutan, kesedihan, dan perasaan menyakitkan lainnya. Ya, bener banget, menulis
itu seperti bersin yang melegakan. Menulis bisa menjadi salah satu cara untuk
melampiaskan.
9. Kamu dapat membantu menyembuhkan diri dengan
menulis. Setiap
tindakan mencipta dapat menjadi cara penyembuhan.
10. Menulis memberimu kesenangan dan cara
mengungkapkannya. Kalo menulis itu uda jadi hobi, enjoy banget, gue bangett, wah
itu akan menjadi hal yang menyenangkan. ^^
11. Menulis membuatmu lebih hidup. Menulis seperti halnya seni
manapun. Saya sepakat dengan deidara. Seni itu adalah “LEDAKAN”.
12. Kamu dapat menemukan impianmu melalui menulis. Tuliskanlah apapun yang kamu
inginkan, harapkan, semua mimpi-mimpimu. Dan berhati-hatilah atas mimpi-mimpi
yang dituliskan! Karena Insya Allah akan menjadi kenyataan‼
ahhhayde..keren gaan...
BalasHapusyuk menulis, gan... Tulisannya ditunggu. HM. ^^
BalasHapus