"Sepertinya
aku tidak punya kesempatan, aku tidak pernah punya kesempatan."
Hey, sebenarnya apa itu kesempatan?
Apakah kesempatan itu seperti peluang?
Kadang ada, kadang tidak. Bisa datang, bisa pergi.
Apakah kesempatan itu sebuah janji kehidupan?
Menunggu kehadirannya, menanti hingga tiba waktunya.
Dan apakah kesempatan itu sama dengan keajaiban? Tak bisa kita ciptakan, tak bisa kita percepat, tiba begitu saja, muncul sesukanya.
Hey, sebenarnya apa itu kesempatan?
Apakah kesempatan itu seperti peluang?
Kadang ada, kadang tidak. Bisa datang, bisa pergi.
Apakah kesempatan itu sebuah janji kehidupan?
Menunggu kehadirannya, menanti hingga tiba waktunya.
Dan apakah kesempatan itu sama dengan keajaiban? Tak bisa kita ciptakan, tak bisa kita percepat, tiba begitu saja, muncul sesukanya.
Hey, katakan, sebenarnya apa kesempatan itu?
Mengapa kita bisa mengatakan kita tidak punya kesempatan?
Bukankah setiap hari kita diberi kesempatan? 30 hari dalam sebulan, 7 hari dalam seminggu, bahkan satu hari selama 24 jam.
Nah, karena kesempatan itu diberikan, tentu pilihan kita bukan, apakah kita 'menghendaki' kesempatan itu atau tidak?
Sekarang, pertanyaannya adalah "apa ARTI KESEMPATAN itu UNTUK KITA?".
Sangat berarti? Biasa saja? Atau tidak ada artinya? Jawaban itu akan menentukan pilihan kita apakah kita akan 'menghendaki' kesempatan itu atau tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tak usah sungkan bila ingin mengatakan... ^^