Dik,
coba engkau pandangi revo biru yang duduk termenung di sana. Apa yang menarik
darinya? Menurutku kedua bannya. Adik tahu kenapa?
Setiap
kali aku mengendarainya, aku dapat merasakan ban-ban itu berputar dengan
harmoni, selaras. Aku dapat menikmati perjalanan.
Dik,
ada sesuatu yang lebih lagi dari itu. Yang membuat ban-ban motor itu terlihat
sangat menarik dimataku. Ialah apa yang diajarkannya padaku.
Dik
bukan kah engkau tahu, meski ban belakang itu berada tepat di belakang ban
depan ia tak pernah bisa mengejarnya. Meski ban belakang selalu tertinggal, ia
tak boleh di tinggal. Karena tanpa ban belakang, apa guna ban depan? Revo itu
tak bisa jalan.
Begitu
pula masa lalu, tempatnya memang selalu di belakang. Ia tak akan pernah
mendahului masa depan. Namun bukan berarti engkau lupakan.
Masa
depan itu ada karena masa lalu itu ada. Masa lalu adalah kenangan sekaligus
pelajaran termahal yang pernah kau miliki. Yang penting adalah jangan sampai
engkau selalu melihat ke belakang, terus menerus memikirkan masa lalu seolah
takut ia hilang, tenanglah.
Pernah
suatu ketika ban belakangnya bocor, dan tentu perjalanan menjadi menakutkan,
jalannya terasa berat dan bergoyang. Begitulah bila engkau membuat masa lalumu
bocor memenuhi hidupmu tiap detiknya. Perjalanan kehidupanmu akan terasa berat.
Pernah
juga waktu itu, ban depan tak bisa jalan, karena remnya rusak. Apa yang
terjadi? Motorku tak dapat di gerakkan. Untuk itu jangan biarkan masa depanmu
tak bisa berjalan, engkau akan terhenti, tetap disitu, boleh jadi selamanya.
Bahkan
adik dapat memperhatikan saat ban depan berjalan, apa yang di lakukan ban
belakang? Ia akan setia mengikutinya kemana pun. Bukan untuk mendahuluinya,
apalagi untuk menghambatnya. Sebaliknya, ia menemani ban depan dalam
perjalanannya. Mereka berputar dengan irama yang sama.
Maka
dari itu, tetaplah engkau berjalan. Penting untuk adik ketahui, karena mereka
berjalan bersama, kita dapat meramal masa depan dengan melihat apa yang telah
dilakukan di masa lalu. Dan kita bahkan bisa menebak seperti apa masa lalu
seseorang, pilihan-pilihan apa saja yang dulu diambilnya dengan melihat apa
yang telah dicapai masa depannya. Hidupmu adalah pilihanmu. Tolong ingatlah
baik-baik akan hal itu, dik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tak usah sungkan bila ingin mengatakan... ^^