Kamis, 23 Oktober 2014

Dik, Hidupmu Pilihanmu

Dik, coba engkau pandangi revo biru yang duduk termenung di sana. Apa yang menarik darinya? Menurutku kedua bannya. Adik tahu kenapa?

Setiap kali aku mengendarainya, aku dapat merasakan ban-ban itu berputar dengan harmoni, selaras. Aku dapat menikmati perjalanan.

Dik, ada sesuatu yang lebih lagi dari itu. Yang membuat ban-ban motor itu terlihat sangat menarik dimataku. Ialah apa yang diajarkannya padaku.

Ban belakang mengajariku tentang masa lalu. Ban depan mengajariku tentang masa depan.

Dik bukan kah engkau tahu, meski ban belakang itu berada tepat di belakang ban depan ia tak pernah bisa mengejarnya. Meski ban belakang selalu tertinggal, ia tak boleh di tinggal. Karena tanpa ban belakang, apa guna ban depan? Revo itu tak bisa jalan.

Begitu pula masa lalu, tempatnya memang selalu di belakang. Ia tak akan pernah mendahului masa depan. Namun bukan berarti engkau lupakan.

Masa depan itu ada karena masa lalu itu ada. Masa lalu adalah kenangan sekaligus pelajaran termahal yang pernah kau miliki. Yang penting adalah jangan sampai engkau selalu melihat ke belakang, terus menerus memikirkan masa lalu seolah takut ia hilang, tenanglah.

Pernah suatu ketika ban belakangnya bocor, dan tentu perjalanan menjadi menakutkan, jalannya terasa berat dan bergoyang. Begitulah bila engkau membuat masa lalumu bocor memenuhi hidupmu tiap detiknya. Perjalanan kehidupanmu akan terasa berat.

Pernah juga waktu itu, ban depan tak bisa jalan, karena remnya rusak. Apa yang terjadi? Motorku tak dapat di gerakkan. Untuk itu jangan biarkan masa depanmu tak bisa berjalan, engkau akan terhenti, tetap disitu, boleh jadi selamanya.

Bahkan adik dapat memperhatikan saat ban depan berjalan, apa yang di lakukan ban belakang? Ia akan setia mengikutinya kemana pun. Bukan untuk mendahuluinya, apalagi untuk menghambatnya. Sebaliknya, ia menemani ban depan dalam perjalanannya. Mereka berputar dengan irama yang sama.

Maka dari itu, tetaplah engkau berjalan. Penting untuk adik ketahui, karena mereka berjalan bersama, kita dapat meramal masa depan dengan melihat apa yang telah dilakukan di masa lalu. Dan kita bahkan bisa menebak seperti apa masa lalu seseorang, pilihan-pilihan apa saja yang dulu diambilnya dengan melihat apa yang telah dicapai masa depannya. Hidupmu adalah pilihanmu. Tolong ingatlah baik-baik akan hal itu, dik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tak usah sungkan bila ingin mengatakan... ^^